--> Disdikbud Pesibar Berpotensi Langgar Dua Aturan LKPP | KONSUMSI PUBLIK

$type=ticker$cols=4

Disdikbud Pesibar Berpotensi Langgar Dua Aturan LKPP

  Pesisir Barat - Terkait viralnya dugaan mark up pembelian produk pengadaan laptop melalui E-Catalog yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan ...

 


Pesisir Barat - Terkait viralnya dugaan mark up pembelian produk pengadaan laptop melalui E-Catalog yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Barat dengan potensi kerugian hingga Ratusan Juta, Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Pemkab Pesibar buka suara soal aturan main E-Catalog.

Menurut Fungsional Pengelolaan Barang dan Jasa Muda Bagian Pengadaan Barjas Sekretariat Daerah Pesibar, Arif Isharyanto mengatakan menurut peraturan Lembaga Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) apabila terdapat harga suatu produk dengan spesifikasi, nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), perusahaan penyedia, dan komponen lainnya sama persis sedangkan harga yang dicantumkan berbeda, maka Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Instansi terkait harus memilih harga terbaik atau terendah untuk dibeli.

Menurut Arif harga lebih tinggi dapat dibeli PPK ketika produk tersebut merupakan produk lokal yang memang berlokasi di Kabupaten Pesisir Barat, serta memiliki nilai TKDN yang lebih tinggi.

"Kalau memang penyedianya sama-sama diluar (Bukan di Pesisir Barat/Bukan produk lokal), ya harusnya kita memilih yang lebih rendah harganya," kata Arif saat diwawancarai Jumat (03/11).

Arif juga menyebutkan adanya kemungkinan pemborosan anggaran ketika terjadi pembelian produk yang mahal harganya sedangkan terdapat produk dengan komponen yang sama dengan harga yang lebih murah.

Namun Arif juga menduga terdapat alasan lain ketika terjadi pembelian produk yang lebih tinggi harganya dibandingkan membeli yang lebih murah.

"Mungkin saja (Terjadi Pemborosan Anggaran), cuman yang lebih paham yang melaksanakan kegiatan itu sendiri sih, OPD terkait gitukan, PPK nya atau Pejabat Pengadaannya begitu. Mungkin ada hal-hal lain yang membuat mereka memilih produk tersebut yakan," ucapnya.

Namun untuk lebih mengefisienkan anggaran Arif meminta agar PPK membeli harga termurah ketika menemui produk dengan komponen yang sama namun dengan harga yang berbeda.

Arif juga tak lupa menghimbau agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat lebih teliti dan cermat dalam memilih produk di E-Catalog agar tidak terjadi kesalahan yang sama.

Disisi lain menurut sumber media ini, pihak Dinas Pendidikan Pesibar melakukan pengadaan 15 unit Laptop pada tahun ini tidak melalui E-Catalog lokal, sedangkan terdapat satu perusahaan yang menjual produk yang sama di dalam E-Catalog lokal.

Sumber mengatakan dalam peraturan LKPP diharuskan mengutamakan produk lokal saat ingin mengadakan barang atau jasa melalui E-Catalog.

"Ketika Dinas Pendidikan memilih produk nasional untuk melakukan pengadaan maka salah Satu peraturan LKPP dilanggar karena Disdik tidak memilih produk lokal," tegas sumber yang ingin namanya dirahasiakan.

Lalu yang Kedua Disdik Pesibar juga melanggar peraturan LKPP mengenai pembelian barang atau jasa dengan harga yang tinggi, sedangkan didalam e-catalog nasional, banyak laptop dengan spesifikasi serupa ataupun merk serupa dijual dengan harga yang jauh lebih murah.

"Bahkan merk dan spesifikasi yang sama (Yang dibeli Disdikbud Pesibar) di E-Catalog nasional rata-rata hanya Sepuluh jutaan," tukasnya.

Sumber melanjutkan Inspektorat dan APH dalam hal ini harus jeli melihat aturan yang berlaku untuk mendeteksi kerugian negara dalam pengadaan Laptop di Disdikbud Pesibar, karena jika tidak maka akan banyak delik alasan yang dipergunakan pihak-pihak tertentu supaya lepas dari jerat pengembalian kerugian negara ataupun bahkan sanksi hukum. 

"Saya juga heran kenapa PPK Disdikbud memilih harga yang sangat mahal untuk sebuah laptop dengan spesifikasi 'kentang', atau mungkin mereka memang hanya mencari 'Cashback'," kelakarnya.

Jika memang tidak ada kejanggalan dalam pengadaan Laptop tersebut, lanjut sumber, seharusnya PPK membuka data secara transparan, ia meminta PPK untuk menyebutkan detail pembelian produk tersebut dari mulai perusahaan tempat membelinya, bagaimana proses mini kompetisi untuk menentukan harga produk yang akan dibeli, hingga bukti serah terima yang dilakukan oleh pihak perusahaan.

"Jika mereka tidak mau membuka data, walaupun melakukan klarifikasi dengan mengumpulkan puluhan media juga percuma jika hanya sebatas berbicara mereka tidak bersalah, bocah juga bisa kalau hanya sebatas berbicara tidak bersalah," tukasnya.

Sedangkan Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Dinas Pendidikan Pesisir Barat sekaligus PPK pengadaan Laptop Ahmad Yuniardi saat diwawancarai pada Selasa (31/10) lalu mengaku bahwa pihaknya membeli laptop melalui E-Catalog langsung dari Jakarta.

Diberitakan sebelumnya setelah adanya dugaan kuat kerugian negara pada bidang konstruksi di Dinas Pendidikan, kini pengadaan laptop kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesisir Barat diduga mark up.

Menurut sumber media ini, penggelembungan biaya dalam pembelian laptop tersebut sangat jelas terlihat ketika laptop yang dibeli oleh Dinas Pendidikan diketahui bermerk Acer Travelmate P214 i5 Ram 8/512 dengan spesifikasi Processor 11th Gen Intel(R) Core(TM) i5-1135G7 2.40GHz 2.42 GHz.

Sumber membeberkan bahwa harga laptop dengan merk tersebut di outlet resmi Acer hanya berkisar antara Tujuh hingga Sepuluh Juta Rupiah saja, padahal anggaran yang dihabiskan untuk membeli produk tersebut sebesar 225 Juta Rupiah untuk 15 unit laptop.

Sehingga menurut perhitungan tersebut, terdapat kelebihan bayar sebesar 75 hingga 120 Juta Rupiah dalam pengadaan 15 laptop untuk menunjang kinerja jajaran pegawai Dinas Pendidikan Pesisir Barat ini.

"Ini jelas merupakan mark up, seharusnya APIP (Aparat Pengawas Internal Pemerintah) dan APH (Aparat Penegak Hukum benar-benar melakukan pengawasan yang melekat terhadap penggunaan keuangan negara, jangan sampai uang yang asalnya dari rakyat itu malah dipergunakan untuk keuntungan pribadi, saya berharap setelah (Adanya berita) ini APIP dan APH benar-benar melakukan fungsinya," kata sumber sembari meminta namanya tidak disebutkan.

Ditempat terpisah ketika diwawancarai pada Selasa (31/10) Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Dinas Pendidikan Pesisir Barat Ahmad Yuniardi tak menampik jika pembelian laptop dengan merk Acer Travelmate P214 i5 Ram 8/512 dibeli dengan harga Sepuluh Juta Rupiah. 

"(Harga per unitnya) Sekitar Sepuluh (Juta Rupiah) sekian kalo ga salah," katanya.

Ahmad juga mengaku kondisi laptop saat serah terima semuanya dalam kondisi baik dan tidak ada yang mengalami kerusakan, baik dari hardware hingga software nya.

Namun ketika selesai diwawancarai Ahmad mengabari media ini melalui WhatsApp bahwa harga per unit laptop yang dibeli Dinas Pendidikan dalam pengadaan Laptop itu sebesar 14 Juta Rupiah, iapun mengaku lupa dengan harganya.

"Nilainya 14 Juta bro per Pcs. Lupa Bro," kilahnya. (Andrean/AKJII)

COMMENTS



Nama

0410/KBL,59,abudabi,7,Acara Muli Mekhanai,1,Accounting Competition,1,Advertorial,18,Advokat,1,Aksi Bela Palestina,1,Amerika Serikat,7,Apeksi 2024,1,Apel Pagi,1,Arab Saudi,7,Arinal Djunaidi,1,Artikel,16,ARUN,1,australia,7,Baksos Akabri 94,1,Bakti Kesehatan,1,Bambang Handoko,1,band,1,Bandar Lampung,1415,Banjir,4,Bank Indonesia,5,Banten,13,Bawaslu,1,Bawaslu Lampung,1,Bencana Alam,1,Bhayangkari,1,Bioskop Online,1,Bisnis,2,BMBK,1,BPD Lampung,1,BUMN,1,Bupati,1,Buronan,1,Cabul,1,Calon DPRD,1,Calon Gubernur,7,Calon Walikota,5,canada,7,Cawagub,1,Cek Kesehatan Gratis,1,Celebrities,8,Charity,1,Covid-19,31,Crime,126,Curanmor,1,Daerah,38,Dana Desa,2,Darmajaya,1,DBD,1,Deklarasi,1,Deklarasi Calon Bupati,1,Demo,1,Demokrat,2,Di rektur RSUDAM,1,Dinas Kesehatan Lampung,29,Dinas Pendidikan,1,Dishub,2,Diskominfo,3,Ditlantas,1,Donor Darah,1,Dosen,1,Dosen Pembimbing Lapangan,1,DPC HNSI Lampung,1,DPC Partai Gerinda,2,DPC PDIP,1,DPD,1,DPD Partai Gerinda,1,DPD.,7,DPR RI,2,DPRD,1,DPRD Bandar Lampung,73,DPRD Lampung,508,DPRD Lampung Barat,9,DPRD Lampung Selatan,89,DPRD Lampung Utara,6,DPRD Pesawaran,1,DPRD Pesibar,19,DPRD Pesisir Barat,20,DPRD Provinsi,1,DPRD Provinsi Lampung,1,DPRD Tanggamus,1,DPTW PKS Lampung,1,DPW Nasdem,1,Driver Ojek online,1,Dubai,7,Dukcapil,1,e-KPB,1,Editorial,2,Edukasi,1,Event surfing internasional,1,FAI,1,film,1,Film Pendek,1,force Majeure,1,Formula1,2,france,7,Gebyar Lampung Maju,1,Gerindra,8,ghana,7,Global,62,Grand Final Muli Mekhanai,1,Gubernur,4,Gubernur Lampung,1,Halalbihalal,2,Half Marathon 40+,1,Hanan Rozak,1,Hari Kartini,1,Hari Lahir Pancasila,1,Hari Pancasila,1,Herman HN,1,Hj Eva Dwiana,5,Honda,1,Hongkong,7,Hotel Amalia,1,Hotel Grand Mercure,1,Hotel Novotel,1,Hotel Santika,1,Hukum,57,HUT PRIMA ke-3,1,HUT Yayasan Bhayangkari,1,Idul Adha,2,IIB Darmajaya,1,IKA UII,1,Ike Edwin,1,India,7,Indonesia,8,Infestigasi,1,Infrastruktur,1,Inspektorat,1,Intelkam,1,Internasional,1,Iptu Lisma,1,IWO,1,Jakarta,18,Jamaah calon haji,1,Jasad Bayi,1,Jawa Barat,1,Jawa Timur,1,Jihan Nurlela,1,Joki CPNS Kejaksaan,1,Jokowi,2,JPO Siger Milenial,1,Kalianda,1,Kantor DPC Peradi,1,Kapolda Lampung,3,Kapolsek Tanjung Karang,1,Kasus Kecelakaan,2,Kasus Narkoba,1,Kebakaran,1,Kecamatan Merbau,1,Kegiatan (LPP),1,Kegiatan anjangsana,1,Kegiatan Lampung KB,1,Kekerasan,1,Kemala Run 2024,3,Kemendagri,42,Kementerian Agama,1,Kemiling,1,Kesadaran Nasional,1,Ketua Tp PKK,1,Ketupat Krakatau,1,Keuangan,7,KIP,1,KKN,8,Klinik Bidan Desy Sandi,1,Kodim,1,Komisi III DPR RI PKB,1,Komnas PA,1,Komplek Kopri,1,KONI Lampung,1,Konser Musik Gratis,1,Korem,1,korupsi,39,Korupsi Proyek Fiktif,1,KPK,149,KPNP,1,KPU,2,Krui,4,Kuliah Kerja Nyata,1,Lahan Sengketa,1,Lakalantas,2,Lampung,906,Lampung Barat,120,Lampung Craft,2,Lampung Selatan,240,Lampung Tengah,68,Lampung Timur,46,Lampung Utara,362,Lebaran,5,Lembaga Keuangan,1,Liburan,8,Lingkungan,2,Lomba MTQ,1,Mabes Polri,2,Mahan Agung,1,Mandiri Tunas Finance,1,Mantan Kepala Dinas Kesehatan,1,Masjid Al furqon,1,Maskot Pilkada,1,Masyarakat,1,Menggala,3,Menyumbangkan Qurban,1,Mesuji,48,Metro,19,Mohammad Reno Al Fath,1,Monopoli Anggaran,1,MotoGp,33,movie,1,Music,4,Napi Kabur,1,Narkoba,5,Nasdem Lampung,3,Nasional,683,new york,6,newyork,1,Novotel,1,ODGJ,1,OJK,8,Oknum,1,Olahraga,6,Opini,35,Opini hari Ini,3,Ormas,1,Parkir Liar,1,Parpol,1,Partai Nasdem,1,PCRL,1,PDI P,1,PDIP,2,Pekan Raya Lampung,8,Pelantikan Pengurus Media,1,Pelatihan Bersama Awak Media,1,Pelecehan,2,Pelepasan acara wisuda purna bhakti,1,Pelindo,1,Pemadaman Listrik,2,Pembangunan BTS,1,Pembinaan Tradisi Hari Bhayangkara,1,Pembunuhan,1,Pemeriksaan Gratis,1,Pemerintahan,1,Pemerkosaan,2,Pemilihan,1,Pemilu,34,Pemkab Lampung Barat,13,Pemkab Lampung Selatan,625,Pemkab Lampung Tengah,14,Pemkab Lampung Timur,5,Pemkab Lampung Utara,127,Pemkab Mesuji,2,Pemkab Pesawaran,67,Pemkab Pesisir Barat,211,Pemkab Pringsewu,4,Pemkab tanggamus,6,Pemkab Tulang Bawang,1,Pemkab Way Kanan,8,PEMKO,1,Pemkot Bandar Lampung,549,Pemkot Metro,6,Pemprov Lampung,979,Pencegahan Curanmor,1,Pencurian,1,Pencurian Mesin ATM,1,Pencurian Sepeda Motor,1,Pendidikan,4,Penerimaan Anggota Polri,1,Pengembalian Berkas,1,Penghargaan Stand Terinspiratif,1,Pengukuhan Pengurus,1,Pengundian door prize,1,Penjaringan,1,Penutupan Calon Bacagub,1,Peresmian Jaringan Dealer,1,Peresmian puskesmas Sukarame,1,Peresmian Rumah Relawan,1,Peristiwa,68,Peristiwa Bentrok Antar Kelompok,1,Perlombaan Paduan Suara,1,Pers,2,Pesawaran,128,Pesisir Barat,460,Pilgub,2,Pilkada,4,Pj Bupati,1,Pj Bupati Pringsewu,1,Pj Gubernur Lampung,3,PLN,2,PLN Persero,1,podcast,13,pol,1,Polda Jawa Barat,1,Polda Lampung,160,Politic,197,Politik,8,Polres Lampung Timur,1,Polres Mesuji,1,Polres Metro,1,Polres Pesawaran,1,Polres Pesisir Barat,1,Polresta,13,Polresta Bandar Lampung,6,Polri,39,Polsek Bangun Rejo,1,Polsek Tempeh,1,Polsek Terbanggi Besar,1,Pondok Pesantren,2,Prabowo Subianto,1,praktik Prostitusi,1,Presiden RI,1,Presmian,1,Pringsewu,42,Pristiwa,9,prmko,1,Program Gubernur,1,Program KB gratis,1,Program Prabowo-Gibran,1,Program USG Gratis,1,Provinsi Lampung,13,PT.Amarta Karya,1,Public Service,14,pulau pasaran,1,PWRI,1,Qatar,7,Qurban,2,Rahmat Mirzani Djauzal,6,Rakerda,1,Rakernas,1,Rakernis,1,Rapat Kerja ADPMET,1,Reihana,2,Rekanwil II,1,Relawan UMKM bhaidosto RMD,1,Relawan Wakil Presiden,1,Religi,1,RSUD,5,Rumah Sakit Adven,1,Safari Subuh,1,Satlantas Polresta,1,Satreskrim Polres Tulang Bawang,1,Satreskrim Polresta,1,SDN 1 Sinar Rejeki,1,Sekda,1,Sekolah Dasar,1,Sekretaris Daerah,1,Sengketa,2,Serdam,1,Sertijab,1,Sidak RPK,1,Silahturahmi,1,Silahturahmi Awak Media,1,Silaturahmi,2,singapore,7,Siskamling,1,Siswa Pelajar,1,Siswa SMK Tewas,1,Slop rokok,1,SMA Peringkat Tertinggi,1,SMP Negeri 1 Abung Semuli,1,Social,5,Sosialisasi Bupati/wakil bupati,1,SPKLU,1,Sport,7,Sports,60,Sugar Group Companies,1,Sukarame,1,Sumatera Selatan,3,Surfing Internasional,1,Taiwan,7,Tali Asih,1,Tanggamus,71,Tanggerang,1,Tanjung Karang,1,Tawuran,2,Teluk Betung Selatan,1,TelukBetung,1,Tempat wisata,1,thailand,8,TNI,15,TNI AL,1,TNI/ Polri,1041,TPPO,1,Tradisi,1,Tugu Adipura,2,Tukang Parkir,1,Tulang Bawang,31,Tulang Bawang Barat,37,UIN RIL,1,Umar Ahmad,2,UMKM Bhayangkari,2,unila,2,Unit Donor Darah,1,United State,6,Upacara,2,Upacara pemuliaan Nilai Tri Brata,1,VARIOUS,4,Video,123,Vina 2016,1,Wakapolda,1,Wakapolda Lampung,1,Wakapolda Metro jaya,1,Wakil Gubernur,1,Wakil Walikota,1,Walikota,3,Way Kanan,278,Waykanan,1,Wisata,1,Wiyadi,1,World Surf League,3,World Surfing League,1,WSL Krui Pro,2,Yogyakarta,1,
ltr
item
KONSUMSI PUBLIK: Disdikbud Pesibar Berpotensi Langgar Dua Aturan LKPP
Disdikbud Pesibar Berpotensi Langgar Dua Aturan LKPP
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhe0IF9CTXrGAffik795NRijVOtKu8Y-ehfDhwciTk2OFsjPyhnmamB7CPiDvD1_cGel5ujl59D9b50tXhreyqxVsPTYhMA6Nsd1VJXh9pEUE5xE2tjhjOlargKZ8Rbez5bmcOe-k8tbAQtmSbL2nxHdzCUgIgvtDkh6y-3zuwGswg1aUEPL-JQbp6nZtkI/w640-h360/IMG-20231103-WA0068.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhe0IF9CTXrGAffik795NRijVOtKu8Y-ehfDhwciTk2OFsjPyhnmamB7CPiDvD1_cGel5ujl59D9b50tXhreyqxVsPTYhMA6Nsd1VJXh9pEUE5xE2tjhjOlargKZ8Rbez5bmcOe-k8tbAQtmSbL2nxHdzCUgIgvtDkh6y-3zuwGswg1aUEPL-JQbp6nZtkI/s72-w640-c-h360/IMG-20231103-WA0068.jpg
KONSUMSI PUBLIK
https://www.konsumsipublik.com/2023/11/disdikbud-pesibar-berpotensi-langgar.html
https://www.konsumsipublik.com/
https://www.konsumsipublik.com/
https://www.konsumsipublik.com/2023/11/disdikbud-pesibar-berpotensi-langgar.html
true
3965426360786339957
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content